Ketua Yayasan Binterbusih,Foto bersama siswinya yang berprestasi Lolos tes IPDN

Membanggakan,Tiga Siswi Dampingan Yayasan Binterbusih Lolos Test IPDN

Kunker Ke Bali,BNN Salurkan 2000 Paket Sambako Untuk Korban Banjir

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan 2.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Bali,Rabu(17/9)

Dandim Brebes Tekankan Loyalitas dan Soliditas TNI Kepada Jajarannya

Letkol Infanteri Tentrem Basuki, gelar jam komandan di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0713 Brebes. Selasa (13/9/2022).

Pisah Sambut Kalapas Narkotika Karang Intan,Dorong Inovasi Berkualitas

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyadi, pimpin serah terima jabatan

Hari Batik Nasional,KAI Hadirkan Live Music Gamelan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar ragam kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang


Rabu, 10 Juni 2026

Penumpang Salah Naik KA Masih Terjadi Di Daop 4, Begini Tips Untuk Menghindarinya


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau seluruh pelanggan untuk lebih teliti dan memastikan kembali kesesuaian kereta api yang akan dinaiki dengan tiket yang dimiliki. Himbauan ini disampaikan guna menghindari kejadian pelanggan salah naik rangkaian kereta api yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian tujuan perjalanan serta mengganggu kenyamanan pelanggan.

Berdasarkan data di Wilayah Daop 4 Semarang, jumlah pelanggan yang salah naik kereta api dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren menurun. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 231 pelanggan salah naik kereta api. Jumlah tersebut menurun menjadi 162 pelanggan pada tahun 2025 atau turun sekitar 30 persen. Sementara itu, sejak 1 Januari hingga 4 Juni 2026, tercatat sebanyak 104 pelanggan mengalami salah naik kereta api di 5 Stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Rincian kelima stasiun sebagai berikut:
1. Stasiun Semarang Tawang sebanyak 14 pelanggan salah naik KA di wilayah Kota Semarang.
2. Stasiun Semarang Poncol sebanyak 43 pelanggan salah naik KA di wilayah Kota Semarang.
3. Stasiun Pekalongan sebanyak 28 pelanggan salah naik KA di wilayah Kota Pekalongan
4. Stasiun Tegal sebanyak 18 pelanggan salah naik KA di Wilayah Kota Tegal.
5.  Stasiun Weleri sebanyak 1 pelanggan salah naik KA di Wilayah Kabupaten Kendal.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa masih terdapat pelanggan yang terburu-buru saat proses boarding sehingga kurang memperhatikan informasi perjalanan yang tertera pada tiket maupun informasi yang disampaikan petugas announcer di stasiun.

“Kami menghimbau seluruh pelanggan kereta api untuk selalu memeriksa kembali nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, jam keberangkatan, serta peron keberangkatan sebelum naik ke dalam kereta. Ketelitian pelanggan sangat penting agar perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan sesuai tujuan,” ujar Luqman.

Sebagai upaya pencegahan, KAI Daop 4 Semarang terus menghadirkan berbagai saluran informasi yang memudahkan pelanggan memperoleh informasi perjalanan secara akurat. Petugas boarding di stasiun melakukan pemeriksaan tiket sebelum pelanggan memasuki peron serta memberikan informasi terkait nama kereta api, tujuan perjalanan, dan peron keberangkatan. Selain itu, informasi juga disampaikan melalui papan informasi elektronik, layar monitor stasiun, aplikasi Access by KAI, serta pengumuman melalui pengeras suara oleh petugas announcer.

Sebagai tindak lanjut evaluasi tersebut, KAI Daop 4 Semarang akan memperkuat sistem informasi perjalanan melalui pengumuman berulang di area keberangkatan dengan menyebutkan nomor peron, nama kereta api, serta stasiun tujuan akhir secara konsisten. Di dalam perjalanan, kondektur juga akan memberikan pengumuman relasi kereta sesaat sebelum dan setelah keberangkatan guna mengantisipasi adanya pelanggan yang salah tujuan.

Selain itu, KAI terus melakukan penguatan fasilitas visual melalui penambahan dan evaluasi signage, papan informasi jadwal perjalanan, serta optimalisasi media informasi digital seperti monitor dan layar informasi yang ditempatkan di titik-titik strategis yang mudah terlihat oleh pelanggan.


Luqman menjelaskan bahwa pelanggan yang salah naik kereta api berpotensi mengalami kendala perjalanan karena harus diturunkan di stasiun terdekat yang memungkinkan untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk menghindari kesalahan naik kereta api, KAI Daop 4 Semarang menghimbau pelanggan untuk:
1. Datang ke stasiun lebih awal sebelum jadwal keberangkatan.
2. Memastikan nama kereta api, nomor perjalanan, relasi, dan tujuan sesuai dengan yang tertera pada tiket.
3. Memperhatikan informasi peron keberangkatan yang diumumkan petugas announcer maupun yang ditampilkan pada layar informasi stasiun.
4. Tidak ragu bertanya kepada petugas apabila terdapat keraguan terkait kereta api yang akan dinaiki.
5. Memeriksa kembali nomor kereta dan nomor tempat duduk setelah berada di dalam rangkaian kereta.


KAI Daop 4 Semarang juga tengah melakukan evaluasi terhadap pola pelayanan di sejumlah stasiun dengan tingkat kejadian salah naik kereta yang relatif tinggi, termasuk pengaturan arus pelanggan, penataan ruang tunggu, serta peningkatan peran petugas dalam memberikan informasi dan arahan kepada pelanggan. Upaya tersebut diharapkan semakin menekan angka pelanggan salah naik kereta yang dalam dua tahun terakhir telah menunjukkan tren penurunan yang positif.


“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk selalu teliti dan tidak terburu-buru saat akan naik kereta api. Dengan memastikan kesesuaian kereta yang dinaiki, pelanggan dapat terhindar dari salah tujuan sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar,” tutup Luqman.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service di stasiun, Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.


Liburan ke Semarang Makin Mudah, Konektivitas Kereta Api Hadirkan Banyak Pilihan Perjalanan


Semarang semakin menarik sebagai destinasi liburan bersama keluarga berkat konektivitas kereta api yang kuat dengan berbagai kota di Pulau Jawa. Kemudahan akses ini memungkinkan masyarakat berwisata ke Semarang tanpa perlu menginap, cukup sampai Semarang pagi dan kembali pada malam hari.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan Semarang merupakan salah satu simpul transportasi penting di jalur utara Pulau Jawa yang didukung banyak pilihan perjalanan kereta api dari berbagai daerah.

“Semarang memiliki konektivitas yang sangat baik melalui transportasi kereta api. Masyarakat dari ujung barat seperti Jakarta hingga ujung timur Pulau Jawa seperti Banyuwangi, dan kota-kota lainnya memiliki banyak pilihan perjalanan menuju Semarang setiap hari sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman dan efisien,” ujar Luqman.

Tercatat terdapat 58 perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai kota dengan Semarang setiap harinya. Jakarta menjadi kota dengan frekuensi perjalanan terbanyak, yakni 21 perjalanan per hari, disusul Surabaya 15 perjalanan, Solo 8 perjalanan, Purwokerto 5 perjalanan, Malang 4 perjalanan, Bandung 3 perjalanan, serta masing-masing 1 perjalanan dari Jember dan Ketapang.

Sebagai contoh, masyarakat yang hendak ke Semarang dari arah barat seperti Jakarta dan sekitarnya dapat menggunakan KA Argo Muria, Argo Sindoro dan Argo Merbabu. Sedangkan dari wilayah timur seperti Surabaya tersedia KA Anggrek, Sembrani dan Anjasmoro, dan bagi yang berasal dari Banyuwangi terdapat KA Blambangan Ekspres. Sementara dari wilayah selatan seperti Solo dan Purwokerto terdapat layanan KA Joglosemarkerto dan KA Kamandaka.

“Dengan banyaknya pilihan jadwal perjalanan, pelanggan memiliki fleksibilitas untuk tiba di Semarang pada pagi hari, menikmati berbagai destinasi wisata, kemudian kembali ke kota asal pada malam hari,” tambah Luqman.

Semarang sendiri menawarkan beragam destinasi wisata yang dapat dikunjungi dalam satu hari, mulai dari Lawang Sewu, Kota Lama, Klenteng Sam Poo Kong, Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima, hingga Tugu Muda. Wisatawan juga dapat menikmati berbagai kuliner khas seperti lumpia, tahu gimbal, nasi ayam, mie kopyok, dan wingko babat.

Daya tarik Kota Semarang sebagai destinasi wisata juga tercermin dari tingginya jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Semarang, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Semarang pada periode Januari hingga April 2026 mencapai 4.750.237 orang. Angka tersebut menunjukkan bahwa Semarang tetap menjadi salah satu tujuan wisata favorit di Jawa Tengah, baik untuk wisata sejarah, budaya, religi, kuliner, maupun wisata perkotaan.

Sementara berdasarkan data KAI menunjukkan bahwa pada periode Januari hingga April 2026, jumlah pelanggan kereta api yang menggunakan KA dari dan menuju stasiun wilayah Kota Semarang mencapai 2.469.967 orang. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 52 persen dari total kunjungan wisatawan ke Kota Semarang pada periode yang sama. Kontribusi tersebut menunjukkan bahwa kereta api menjadi salah satu moda transportasi utama yang mendukung pergerakan wisatawan menuju Kota Semarang sekaligus berperan dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Semarang memiliki kombinasi yang lengkap antara aksesibilitas yang baik dan beragam destinasi wisata yang menarik. Dengan dukungan konektivitas kereta api yang kuat, masyarakat dapat berkunjung ke Semarang dengan lebih mudah, nyaman, dan efisien sehingga semakin mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan ke kota ini,” jelas Luqman.

Luqman menambahkan bahwa kereta api menjadi pilihan transportasi yang tepat untuk mendukung wisata perkotaan karena nyaman, tepat waktu, serta memiliki akses yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.

Selain menawarkan kemudahan perjalanan wisata sehari ke Semarang, KAI juga menghadirkan promo diskon sebesar 30 persen untuk perjalanan KA Ekonomi Komersial yang berlaku untuk keberangkatan pada periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Program ini dihadirkan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat bepergian menggunakan kereta api selama masa libur sekolah.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk bepergian menggunakan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau. Dengan adanya promo diskon 30 persen serta banyaknya pilihan perjalanan menuju Semarang, liburan keluarga kini menjadi lebih mudah untuk direncanakan,” tutup Luqman.


MUSNAHKAN 132 KILOGRAM SABU, BUKTI KESERIUSAN BNN PERANG MELAWAN NARKOTIKA

JAKARTA.Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengambil langkah tegas dalam perang melawan narkotika dengan memusnahkan *132,16 kilogram* sabu hasil pengungkapan empat kasus tindak pidana narkotika dengan total barang bukti awal sebanyak 132.303 gram atau 132,3 Kg sabu. Dari total barang bukti sabu tersebut, sebanyak 136 gram telah disisihkan untuk kebutuhan uji laboratorium dan pembuktian dalam proses hukum.

*Kronologis Kasus*
*1. Pengungkapan Jaringan Narkotika Transnasional melalui Kurir Terbang*
Pada 29 April 2026 petugas gabungan BNN dengan Bea dan Cukai berhasil mengamankan dua kurir terbang berinisial AA dan DN di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Kedua tersangka yang diketahui menggunakan identitas palsu diamankan bersama barang bukti sabu seberat 3.990 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Lombok dan kawasan pariwisata sekitarnya. 

*2. Sabu Siap Edar untuk Wilayah Jabodetabek Berhasil Diamankan*
Pengungkapan berikutnya dilakukan pada 2 Mei 2026 terhadap tiga kurir berinisial MF, AH, dan AM di Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 7.172 gram sabu yang sedang dipecah dan dikemas ulang di kamar hotel untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Berdasarkan hasil pendalaman, jaringan ini diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial KB.

*3. Jaringan Narkotika DPO Faturahman Digulung, 92 Kilogram Sabu Diamankan*
BNN berhasil mengungkap jaringan DPO Faturahman di wilayah Kalimantan Timur. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang tersangka berinisial IP, RA, RM, dan MA, pada Kamis (7/5). Dari hasil penggeledahan, petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 92.226 gram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate sebanyak 1.000 mililiter. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan dua kendaraan. Satu kendaraan berfungsi sebagai pengawal dan satu kendaraan lainnya digunakan untuk mengangkut narkotika yang disembunyikan di dalam koper serta kotak berlapis plastik hitam.

*4. Peredaran Sabu Lintas Provinsi Berhasil Digagalkan di Bogor*
Tim gabungan BNN dengan Bea dan Cukai berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Aceh–Bogor pada Selasa (19/5), sekitar pukul 04.30 WIB, di parkiran sebuah minimarket di Parung Panjang, Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita kurang lebih 29 kilogram sabu dalam kemasan teh Cina berwarna hijau yang disembunyikan di dalam kendaraan pelaku.
Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait pengiriman narkotika dari Langsa, Aceh, menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni–Merak. Tim gabungan yang terdiri dari Dit. Interdiksi BNN, Dit. Intelijen BNN, Bea dan Cukai, BNN Provinsi Sumatera Selatan, serta BNN Provinsi Banten kemudian melakukan surveillance hingga ke Bogor. Setelah kendaraan target ditinggalkan di Parung Panjang dan para pelaku bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta, petugas bergerak mengamankan seluruh tersangka beserta barang bukti ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

Pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan empat kasus ini menjadi bagian dari rangkaian upaya BNN dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di Indonesia. BNN bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat langkah-langkah pencegahan, penindakan, dan kerja sama lintas sektor guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika. Upaya bersama ini diharapkan dapat mewujudkan Indonesia yang tangguh, sehat, dan bebas dari narkotika.@

Minggu, 07 Juni 2026

BNN GAGALKAN PENYELUNDUPAN HASHISH 7,8 KG JARINGAN RUSIA DI BANGLI


Tim Gabungan BNN, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,  Bea dan Cukai, serta Polda Bali berhasil mengungkap jaringan penyelundupan narkotika internasional oleh WNA asal Rusia di Dusun Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, pada Jumat (5/6), sekitar pukul 08.00 WIB.

Pengungkapan bermula dari informasi Bea dan Cukai Soekarno-Hatta terkait adanya tas koper berisi ganja asal Thailand yang dibawa penumpang berinisial KK (P/52 tahun) WNA Rusia dan diduga akan dibawa ke Bali.

Usai mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, KK diketahui  melanjutkan perjalanan menggunakan mobil rental menuju Pelabuhan Ketapang dan menyeberang pukul 01.30 WIB. Kemudian, setibanya di Pelabuhan Gilimanuk sekitar pukul 03.00 WITA, KK dijemput oleh SK (L/40 tahun) yang juga seorang WNA Rusia.

Petugas selanjutnya melakukan pengejaran terhadap tersangka SK yang berusaha melarikan diri usai menurunkan KK dan tas koper berisi narkotika. Dalam pelarian tersebut SK mengendarai kendaraan dengan laju yang sangat kencang dan ugal-ugalan sehingga  sempat menabrak beberapa warga setempat. Hingga akhirnya petugas berhasil menghentikan mobil SK dan berhasil menangkapnya di Dusun Kayang. 

"Kami telah mengamankan barang bukti narkotika berupa Hashis (bentuk padatan dari tanaman ganja) dengan berat brutto 7,8 Kg, serta barang bukti non-narkotika berupa paspor, ponsel, dan 1 unit kendaraan roda empat," ujar Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Saat ini BNN masih berkoordinasi dengan pihak Bea dan Cukai, Polda Bali, serta Imigrasi guna melakukan pengembangan kasus terhadap kemungkinan adanya tersangka WNA Rusia lain yang masih berada di Bali. 


Senin, 01 Juni 2026

Tahun KA Argo Merbabu, Layani Lebih dari 462 Ribu Pelanggan dan Catat Tren Pertumbuhan Signifikan


 Kereta Api Argo Merbabu genap berusia tiga tahun sejak resmi beroperasi pada 1 Juni 2023. Dalam kurun waktu tersebut, layanan kereta api kelas eksekutif relasi Semarang Tawang–Gambir pulang pergi ini telah melayani lebih dari 462 ribu pelanggan dan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten setiap tahunnya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api jarak jauh yang mengedepankan kenyamanan, ketepatan waktu, dan efisiensi perjalanan.

“Selama tiga tahun beroperasi, KA Argo Merbabu terus menunjukkan performa positif dan menjadi salah satu layanan unggulan yang menghubungkan Semarang dengan Jakarta. Tingginya minat pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama untuk perjalanan antarkota,” ujar Luqman Arif.

KA Argo Merbabu melayani relasi Semarang Tawang–Gambir pulang pergi melalui lintas utara dengan menggunakan rangkaian Eksekutif New Image. Waktu tempuh perjalanan sekitar 5 jam 20 menit dengan kecepatan operasional hingga 120 km per jam, serta melayani tiga perjalanan setiap hari dari masing-masing kota.

Dalam satu rangkaian perjalanan, KA Argo Merbabu memiliki kapasitas sebanyak 450 tempat duduk yang terdiri dari 9 kereta kelas eksekutif, 1 kereta makan, dan 1 kereta pembangkit listrik.

Berdasarkan data KAI Daop 4 Semarang, jumlah pelanggan KA Argo Merbabu terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2023, tercatat sebanyak 42.253 pelanggan. Angka tersebut meningkat menjadi 85.449 pelanggan pada tahun 2024, dan melonjak signifikan pada tahun 2025 dengan total 230.669 pelanggan. Sementara itu, sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan ini telah melayani 104.327 pelanggan dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun.

Luqman menambahkan, pertumbuhan tersebut menjadi indikator kuat bahwa layanan kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang andal, aman, dan ramah lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi kenyamanan, keselamatan, ketepatan waktu, maupun kemudahan akses layanan,” tambahnya.

Memasuki usia tiga tahun, KA Argo Merbabu diharapkan terus memperkuat perannya sebagai layanan kereta api unggulan yang mendukung konektivitas antara Semarang dan Jakarta, sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang
Luqman Arif

Minggu, 31 Mei 2026

Daop 4 Semarang Layani 229 Ribu Penumpang pada Masa Libur Iduladha 1447 H dan Akhir Pekan


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur Hari Raya Iduladha 1447 H yang berlanjut dengan libur akhir pekan. Selama periode 27 hingga 31 Mei 2026, total volume penumpang di wilayah Daop 4 Semarang mencapai 229.345 penumpang.

*Rincian jumlah penumpang pada periode tersebut yaitu:*

1. Rabu, 27 Mei 2026 total penumpang 42.719, terdiri dari 17.551 penumpang naik dan 25.168 penumpang turun.
2. Kamis, 28 Mei 2026 total penumpang 39.712, terdiri dari 20.160 penumpang naik dan 19.552 penumpang turun.
3. Jumat, 29 Mei 2026 total penumpang 45.527, terdiri dari 23.364 penumpang naik dan 22.163 penumpang turun.
4. Sabtu, 30 Mei 2026 total penumpang 54.525, terdiri dari 26.797 penumpang naik dan 27.728 penumpang turun.
5. Minggu, 31 Mei 2026 total penumpang 46.862, terdiri dari 23.972 penumpang naik dan 22.890 penumpang turun.

KAI Daop 4 Semarang setiap harinya menyediakan sebanyak 16.624 tempat duduk, dengan pengoperasian 33 perjalanan kereta api reguler serta 73 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang. Selain itu, terdapat 1 kereta api tambahan yang melintas, yaitu KA Argo Anjasmara, guna mengakomodasi peningkatan kebutuhan pelanggan.

“Pada masa libur Iduladha yang berlanjut dengan akhir pekan, terjadi peningkatan signifikan mobilitas masyarakat di wilayah Daop 4 Semarang. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

KAI melihat adanya tren peningkatan mobilitas masyarakat pada momen libur keagamaan yang beriringan dengan akhir pekan. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan efisiensi waktu, kenyamanan, serta keandalan perjalanan.

*KA dan Kota Tujuan Favorit*

Sejumlah kereta api yang menjadi favorit masyarakat pada periode ini antara lain KA Kaligung, Ambarawa Ekspres, Kamandaka, Airlangga, Joglosemarkerto, Kedung Sepur, Menoreh, Banyubiru, Argo Merbabu, dan Argo Sindoro.

Adapun kota-kota tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 4 Semarang meliputi Surabaya, Pasar Senen (Jakarta), Gambir (Jakarta), Solo Balapan, dan Bekasi yang menjadi destinasi utama untuk keperluan mudik, liburan, maupun silaturahmi bersama keluarga.

*Stasiun dengan Volume Penumpang Tertinggi*

Tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang selama periode 27–31 Mei 2026 yaitu:

1. Stasiun Semarang Tawang sebanyak 68.520 penumpang, terdiri dari 32.112 penumpang naik dan 36.408 penumpang turun
2. Stasiun Semarang Poncol sebanyak 54.361 penumpang, terdiri dari 26.125 penumpang naik dan 28.236 penumpang turun
3. Stasiun Tegal sebanyak 29.545 penumpang, terdiri dari 14.517 penumpang naik dan 15.028 penumpang turun

KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun kanal resmi lainnya. Pelanggan juga diharapkan hadir lebih awal di stasiun, minimal 30 menit sebelum keberangkatan.

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada periode Hari Raya Iduladha 1447 H dan libur akhir .

Smile Police

Smile Police