Ketua Yayasan Binterbusih,Foto bersama siswinya yang berprestasi Lolos tes IPDN

Membanggakan,Tiga Siswi Dampingan Yayasan Binterbusih Lolos Test IPDN

Kunker Ke Bali,BNN Salurkan 2000 Paket Sambako Untuk Korban Banjir

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan 2.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Bali,Rabu(17/9)

Dandim Brebes Tekankan Loyalitas dan Soliditas TNI Kepada Jajarannya

Letkol Infanteri Tentrem Basuki, gelar jam komandan di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0713 Brebes. Selasa (13/9/2022).

Pisah Sambut Kalapas Narkotika Karang Intan,Dorong Inovasi Berkualitas

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyadi, pimpin serah terima jabatan

Hari Batik Nasional,KAI Hadirkan Live Music Gamelan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar ragam kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang


Selasa, 10 Maret 2026

UNGKAP CLANDESTINE LABORATORY DI BALI, BNN AMANKAN DUA WN RUSIA

Badan Narkotika Nasional bersama Bea dan Cukai serta Imigrasi berhasil membongkar praktik laboratorium gelap (clandestine laboratory) narkotika di wilayah Gianyar, Bali. Operasi yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat (5 s.d. 6 Maret 2026) tersebut berhasil mengamankan dua warga negara Rusia berinisial NT dan TS serta sejumlah bahan yang diduga digunakan untuk memproduksi narkotika sintetis jenis mephedrone.

Berawal dari pengiriman paket-paket mencurigakan dari Cina yang ditujukan ke Kantor Pos di Gianyar, Bali, pada Januari dengan menggunakan data palsu, petugas melakukan penyelidikan mendalam. Hingga akhirnya pada Kamis (5/3), sekitar pukul 23.45 WITA, Tim Gabungan berhasil mengamankan seorang perempuan warga negara Rusia berinisial NT di sebuah villa di Kecamatan Sukawati, Gianyar, Bali. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan sebuah kunci kendaraan serta kunci villa lain yang kemudian mengarah pada pengembangan penyelidikan.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan terhadap sebuah mobil LCGC dan menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam proses produksi mephedrone, seperti jerigen warna putih, jerigen biru berisi ethyl acetate, kotak baju berisi 2 botol kaca happy growth, alkohol 96%, jerigen berisi cairan, botol mineral warna hijau, jerigen "EA", botol kava metyhlamine, filter, botol kaleng, dan botol "AG+ silver.

Usai menggeledah mobil tersangka, petugas kemudian melakukan pengembangan pada Jumat (6/3), sekitar pukul 01.00 WITA, di salah satu villa di wilayah Blahbatuh, Gianyar, Bali. Di lokasi ini, petugas menemukan berbagai bahan dan peralatan clandestine laboratory, antara lain:
1. Platik biru berisi citric acid
2. Container orange berisi kain
3. Tas putih dengan jerigen berisi cairan
4. Jerigen berisi cairan kuning
5. Jerigen berisi cairan coklat 
6. Botol coklat Dichloromethane
7. Jerigen isi cairan
8. Gelas dan plastik berisi residu
9. Piring isi residu
10. Plastik klip isi kristal putih (mephedrone)
11. Baskom tutup hijau berisi cairan coklat
12. Botol coklat metyhlamine
13. Botol coklat hydrobromic acid
14. Jerigen isi cairan coklat (3)
15. Jerigen isi cairan bening
16. Kertas saring isi residu
17. Ember hijau berisi coklat isi cairan
18. Plastik hitam isi garam dolpin(2)
19. Botol kaca isi cairan bening (4)
20. Plastik klip isi kristal diduga mephedrone
21. Timbangan digital
22. Plastik gulung bening
23. Fruit dryer
24. Masker respirator
25. Kertas saring
26. Erlenmeyer hisap 2 liter
27. Panci dan gayung
28. Syringe 20ml

Berdasarkan temuan dan hasil pemeriksaan yang dilakukan Tim Laboratorium Narkotika BNN telah dipastikan bahwa zat yang diproduksi clandestine lab tersebut merupakan jenis mephedrone yang termasuk dalam narkotika golongan I. 

BNN menegaskan akan terus memperkuat kerja sama lintas lembaga untuk membongkar jaringan narkotika internasional yang mencoba memanfaatkan Indonesia sebagai lokasi produksi maupun peredaran narkoba. Upaya penegakan hukum akan dilakukan secara tegas guna melindungi masyarakat dan menjaga masa depan generasi bangsa dari ancaman narkotika.


#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*

Perjalanan KA Terganggu Akibat Truk Trailer Menghalangi Jalur KA,PT KAI Daop 4 Mohon Maaf


Semarang.PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas terganggunya perjalanan kereta api akibat adanya truk trailer pengangkut alat berat yang menghalangi jalur rel di Jalan Perlintasan Langsung (JPL) Nomor 5 antara Stasiun Alastua – Stasiun Semarang Tawang pada KM 2+800. Perjalanan kereta api di wilayah KAI Daerah Operasi 4 Semarang sempat mengalami gangguan akibat adanya truk trailer bermuatan alat berat yang tersangkut di perlintasan sebidang JPL 5 Kaligawe Semarang petak jalan antara Stasiun Semarang Tawang - Stasiun Alastua pada Senin malam (9/3).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada pukul 23.46 WIB di KM 2+800 petak jalan Stasiun Semarang Tawang - Stasiun Alastua.

“Pada pukul 23.46 WIB, petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Alastua menerima informasi dari Petugas Jalan Lintasan (PJL) 5 Kaligawe mengenai adanya truk trailer bermuatan alat berat yang tersangkut di perlintasan sebidang dan menghalangi jalur hulu maupun hilir. Kondisi tersebut mengakibatkan perjalanan kereta api untuk sementara tidak dapat melintas demi menjaga keselamatan,” jelas Luqman.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 23.46 WIB ketika sebuah truk trailer pengangkut alat berat berhenti dan menghalangi jalur kereta api di perlintasan tersebut sehingga perjalanan kereta api tidak dapat melintas untuk sementara waktu demi menjaga keselamatan perjalanan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas KAI segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk melakukan proses evakuasi kendaraan yang menghalangi jalur rel. KAI juga menyiapkan langkah teknis dengan mengirimkan lokomotif penolong (NR) guna membantu proses penanganan di lokasi.

“Setelah melalui upaya penanganan bersama, pada pukul 02.53 WIB truk trailer akhirnya berhasil dibebaskan dari perlintasan dan jalur hulu maupun hilir kembali dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api,” tambah Luqman.

Akibat kejadian tersebut, tercatat sebanyak 10 perjalanan kereta api mengalami gangguan perjalanan,  berupa keterlambatan menunggu jalur dinyatakan aman untuk dilalui.

Adapun kereta yang mengalami keterlambatan tersebut, yaitu :

 1.⁠ ⁠KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi - Gambir lambat 184 menit
 2.⁠ ⁠KA Majapahit  relasi Malang - Pasarsenen lambat 143 menit
 3.⁠ ⁠KA Sembrani relasi Gambir - Surabaya Pasarturi lambat 125 menit
 4.⁠ ⁠KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi lambat 95 menit
 5.⁠ ⁠KA Parcel tujuan Surabaya lambat 109 menit
 6.⁠ ⁠KA Pandalungan relasi Gambir - Jember lambat 85 menit
 7.⁠ ⁠KA Blambangan ekspres relasi Banyuwangi - Pasarsenen lambat 64 menit
 8.⁠ ⁠KA Kertajaya relasi Pasarsenen - Surabaya lambat 42 menit
 9.⁠ ⁠KA Darmawangsa relasi Pasarsenen - Surabaya Pasarturi lambat 23 menit
10.⁠ ⁠KA Barang tujuan Jakarta 25 menit

Luqman menyampaikan bahwa KAI sangat menyayangkan adanya kejadian truk trailer muatan alat berat yang menghalangi jalur kereta api di perlintasan sebidang karena dapat mengganggu operasional perjalanan kereta api serta berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami sangat menyayangkan adanya kendaraan yang menghalangi jalur kereta api di perlintasan sebidang sehingga menyebabkan terganggunya perjalanan kereta api. KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu dan peraturan saat melintasi perlintasan sebidang demi keselamatan bersama,” ujar Luqman.

Lebih lanjut, KAI juga akan menempuh langkah hukum dan menuntut ganti rugi kepada pemilik truk yang menyebabkan terjadinya gangguan operasional perjalanan kereta api tersebut. “KAI akan melakukan koordinasi dengan kepolisian terhadap pemilik kendaraan dan menuntut pertanggungjawaban serta ganti rugi atas dampak operasional yang ditimbulkan dari kejadian tersebut,” tambahnya.

KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut, dan juga menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan atas gangguan perjalanan yang terjadi. "PT KAI juga memberikan service recovery kepada seluruh penumpang KA yang terdampak peristiwa tersebut," tutup Luqman.

Kamis, 05 Maret 2026

Fadia Arafiq, Bupati Pertama Hasil OTT KPK yang Dijerat Pasal Langka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) biasanya menjerat tersangka korupsi hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) dengan Pasal 12 huruf a atau b, serta Pasal 12B UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor). Pasal-pasal tersebut umumnya mengatur mengenai suap dan gratifikasi kepada penyelenggara negara.

Namun, dalam kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) yang bermula dari OTT, KPK melakukan langkah tidak biasa dengan menyisipkan Pasal 12 huruf i UU Tipikor. Pasal ini sangat jarang diterapkan dalam perkara yang bermula dari tangkap tangan.

“Konstruksi perkara dan pengenaan Pasal 12 huruf i dalam peristiwa tertangkap tangan di Pekalongan ini adalah yang pertama di KPK. Hal ini menunjukkan modus korupsi terus bermetamorfosis menjadi semakin kompleks,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Kamis (5/3).

Rabu, 04 Maret 2026

KAI Wisata Siapkan 3.556 Personel untuk Dukung Kelancaran Operasional Angkutan Lebaran 2026


Jakarta. PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Kesiapan sumber daya manusia ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat pada periode mudik dan arus balik.

KAI Wisata memahami bahwa Angkutan Lebaran merupakan momentum dengan minat perjalanan yang tinggi. Selain kesiapan sarana dan kapasitas tempat duduk, kesiapan personel menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan, keamanan, serta kenyamanan pelanggan selama perjalanan.

Direktur Operasi PT Kereta Api Pariwisata Bambang Suliastowo mengatakan "seluruh personel telah dipersiapkan sesuai standar operasional untuk mendukung pelayanan optimal selama periode Lebaran 2026". Kesiapan personel menjadi salah satu kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Adapun rincian penempatan 3.556 personel sebagai berikut:
- 3.244 personel Unit Frontline & Outsourcing, mencakup Customer Service Mobile Angkutan Lebaran 2026, Frontliner LRT, Jobadetek & Merak, E-Porter, hingga Advertising.
- 175 personel Unit Optimalisasi Aset, mencakup Museum, Historical Building Lawang Sewu, Luxury Lounge, Rail Transit, serta Shower & Locker.
- 120 personel Unit Luxury Train & Transportation, mencakup Train Attendant Priority (TAP) dan Ground Handling.
- 17 personel Unit Tour & MICE, mencakup incentive, convention, exhibition (MICE), serta ticketing.

Penyediaan personel ini merupakan bagian dari upaya KAI Wisata dalam memastikan setiap unit pelayanan berjalan secara terintegrasi, mulai dari layanan di stasiun, di dalam perjalanan, hingga unit bisnis pendukung lainnya. “Kami juga memastikan setiap petugas yang berada di garda terdepan mampu memberikan pelayanan yang sigap, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan, terutama saat bepergian bersama keluarga,” tambah Bambang.

KAI Wisata juga memastikan koordinasi antar unit berjalan secara optimal untuk mengantisipasi potensi lonjakan pelanggan selama periode Angkutan Lebaran 2026 dan  juga menghimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal. “Kami mengajak pelanggan untuk melakukan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI agar perjalanan dapat direncanakan dengan baik dan layanan dapat dinikmati secara optimal,” tutup Bambang.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi terbaru tentang KAI Wisata pada Website PT Kereta Api Pariwisata, yaitu : https://kaiwisata.id/ atau di media sosial KAI Wisata IG, FB, Tiktok, & Youtube,: @kawisata, Twitter: @kaiwisata, dan untuk informasi lebih lanjut dapat melalui Kontak Chat Bisnis: +62 811-1220-7227 & email: info@kawisata.id.

*Corporate Branding & Communication*
Riesta Junianti - 081219031083

TEKEN MOU DENGAN CITILINK, BNN PERSEMPIT RUANG GERAK PEREDARAN NARKOTIKA


Jakarta.Upaya mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi udara kian diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3).

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat Citilink Indonesia, Tangerang, Banten, dan disaksikan jajaran pejabat BNN serta manajemen Citilink tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkotika melalui mobilitas penumpang dan distribusi barang pada penerbangan domestik maupun internasional.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan komitmen moral dan strategis menjaga ruang udara Indonesia dari ancaman narkotika. Sinergi diwujudkan melalui penguatan keselamatan penerbangan dengan memastikan seluruh awak bebas narkoba, peningkatan mitigasi penyelundupan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemanfaatan sarana penerbangan sebagai media edukasi, serta pengokohan koordinasi internal agar seluruh elemen bergerak selaras.

“Melalui langkah strategis ini, Kita memastikan setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tangguh terhadap extraordinary crime,” ungkap Kepala BNN RI.

Direktur Utama Citilink menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya, dan berintegritas. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem penerbangan yang bersih dari narkotika serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional.


#warondrugsforhumanity
*BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN*

Senin, 23 Februari 2026

Antusias Tinggi, Pemesanan Tiket KA Lebaran di Daop 4 Semarang Tembus 305 Ribuan Penumpangl


Menjelang Angkutan Lebaran Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi kereta api. Tercatat sebanyak 305.828 penumpang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Dari total tersebut, sebanyak 144.942 penumpang tercatat melakukan keberangkatan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, sementara 160.886 penumpang lainnya merupakan penumpang yang tiba. Angka ini masih bersifat dinamis seiring dengan penjualan tiket yang terus berlangsung hingga keberangkatan kereta api terakhir setiap harinya.

Lonjakan volume penumpang ini mencerminkan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat dalam masa mudik lebaran tahun ini.

Adapun rincian jumlah penumpang terbanyak di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang sejak 11 Maret hingga 1 April 2026 adalah sebagai berikut:
1.⁠ ⁠Stasiun Semarang Tawang melayani keberangkatan 44.288 penumpang dan kedatangan 46.278 penumpang.
2.⁠ ⁠⁠Stasiun Semarang Poncol melayani keberangkatan 27.063 penumpang dan kedatangan 21.314 penumpang.
3.⁠ ⁠Stasiun Tegal melayani keberangkatan 24.044 penumpang dan kedatangan 30.551 penumpang.
4.⁠ ⁠Stasiun Pekalongan melayani keberangkatan 15.473 penumpang dan kedatangan 19.433 penumpang.
5.⁠ ⁠Stasiun Cepu melayani keberangkatan 9.306 penumpang dan kedatangan 11.981 penumpang.

Hingga saat ini, Stasiun Semarang Tawang masih menjadi stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang. Stasiun tersebut tercatat melayani total 90.566 penumpang, baik keberangkatan maupun kedatangan. Tingginya angka ini menunjukkan peran strategis Stasiun Semarang Tawang sebagai simpul utama transportasi kereta api yang menghubungkan Semarang dengan berbagai kota tujuan favorit di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, dan Purwokerto.

Selain itu, kereta api jarak jauh yang menjadi primadona masyarakat antara lain: KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Blambangan Ekspress, KA Jayabaya, KA Gunungjati, KA Ciremai, KA Menoreh, KA Tawang Jaya dan KA Ambarawa Ekspres.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa lonjakan volume penumpang ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran.

“Kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat yang akan datang maupun pergi ke wilayah Daop 4 Semarang karena dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu, terutama untuk perjalanan jarak menengah dan jauh selama periode Angkutan Lebaran,” tambahnya.

Lebih lanjut, Luqman juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar merencanakan perjalanan dengan baik dan mematuhi ketentuan yang berlaku demi kelancaran perjalanan selama masa Angkutan Lebaran.

“Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan matang, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku agar perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran dapat berjalan aman, lancar, dan menyenangkan,” tutup Luqman.

Untuk informasi mengenai perjalanan KA, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau media sosial resmi KAI 121.


Smile Police

Smile Police