Ketua Yayasan Binterbusih,Foto bersama siswinya yang berprestasi Lolos tes IPDN

Membanggakan,Tiga Siswi Dampingan Yayasan Binterbusih Lolos Test IPDN

Kunker Ke Bali,BNN Salurkan 2000 Paket Sambako Untuk Korban Banjir

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan 2.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Bali,Rabu(17/9)

Dandim Brebes Tekankan Loyalitas dan Soliditas TNI Kepada Jajarannya

Letkol Infanteri Tentrem Basuki, gelar jam komandan di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0713 Brebes. Selasa (13/9/2022).

Pisah Sambut Kalapas Narkotika Karang Intan,Dorong Inovasi Berkualitas

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan (Kalsel), Mulyadi, pimpin serah terima jabatan

Hari Batik Nasional,KAI Hadirkan Live Music Gamelan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menggelar ragam kegiatan bertema batik yang berlangsung di Stasiun Semarang Tawang


Selasa, 19 Mei 2026

Demi Keselamatan, KAI Daop 4 Semarang Tutup Perlintasan Sebidang yang Tidak Dijaga

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga di JPL 46 Km 34+1 petak jalan Gubug – Karangjati, Desa Milir, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan pada Selasa (19/5). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka percepatan program peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang yang dilakukan secara serentak di wilayah Jawa dan Sumatera Tahun 2026.

Sebelum pelaksanaan penutupan perlintasan sebidang, KAI Daop 4 Semarang telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan setempat, serta pihak-pihak terkait guna memastikan proses penutupan berjalan aman dan lancar. Langkah ini diambil untuk mencegah kecelakaan antara kereta api dan kendaraan bermotor di perlintasan sebidang, yang sering kali berujung pada korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana perkeretaapian.

Sesuai Pasal 94 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian ayat 1 menyebutkan bahwa untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup. Dan pada ayat 2 menyebutkan bahwa Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

“Berdasarkan regulasi tersebut dan demi keselamatan bersama, KAI akan secara tegas melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan. Keselamatan perjalanan kereta api serta para pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif.

KAI terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan sebagai regulator, serta aparat kewilayahan seperti TNI, Polri dan Komunitas Railfans dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Berdasarkan data tahun ini di wilayah Daop 4 Semarang, hingga 19 Mei 2026 telah terjadi 12 kecelakaan di perlintasan sebidang. Sementara itu, sepanjang tahun 2025 tercatat 21 kecelakaan di perlintasan sebidang.

Angka kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan langkah tegas dan serius untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya dengan menutup perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

Hingga tanggal 19 Mei Tahun 2026 Daop 4 Semarang telah melaksanakan penutupan sebanyak 6 perlintasan sebidang dan untuk program penutupan perlintasan sebidang di Daop 4 Semarang selama tahun 2026 sebanyak 11 perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

KAI berharap semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, dapat berperan aktif dalam menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Kepedulian semua pemangku kepentingan, termasuk para pengguna jalan, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman di sekitar jalur kereta api. Keselamatan segenap anak bangsa adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Luqman.

Humas KAI Daop 4 Semarang
Luqman Arif

BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA

 
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana narkotika melalui Operasi Sapu Bersih Narkoba (Ops. Saber Bersinar) yang dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia, meliputi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Jakarta, Sumatera Barat, Aceh, Sulawesi, Jawa Timur, Riau, hingga Kepulauan Riau. Pengungkapan tersebut merupakan hasil sinergi BNN RI bersama Kepolisian Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait lainnya dalam upaya pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika nasional maupun lintas negara.

Dalam operasi gabungan tersebut, BNN RI bersama jajaran berhasil mengungkap sejumlah kasus narkotika dengan total 31 tersangka. Dari seluruh pengungkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa sabu sebanyak 136,5 kilogram, ganja sebanyak 147 kilogram, etomidate sebanyak 1.260 mililiter, ketamin sebanyak 1.029 gram, serta ekstasi sebanyak 6.681 butir. 

Secara keseluruhan, total potensi masyarakat yang berhasil diselamatkan dari penyalahgunaan narkotika mencapai sekitar 353.312 jiwa dengan potensi nilai ekonomi barang bukti yang berhasil disita mencapai Rp211,4 miliar. Berikut koronologis pengungkapannya :

*BNN Ungkap Jaringan Sabu Aceh–Bogor, 29 Kg Diamankan*
Tim gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu jaringan Aceh–Bogor pada Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 04.30 WIB di parkiran sebuah minimarket di Parung Panjang, Bogor. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga tersangka yakni TA, Y, dan I, serta menyita 29 bungkus kemasan teh Cina warna hijau berisi sabu dengan berat total kurang lebih 29 kilogram yang disembunyikan di dalam kendaraan yang digunakan pelaku.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait pengiriman narkotika dari Langsa, Aceh menuju Jabodetabek melalui jalur darat dan penyeberangan Bakauheni–Merak. Tim gabungan yang terdiri dari Dit. Interdiksi BNN, Dit. Intelijen BNN, Bea Cukai, BNNP Sumsel, dan BNNP Banten kemudian melakukan surveillance hingga ke Bogor. Setelah kendaraan target ditinggalkan di Parung Panjang dan para pelaku bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta, petugas berhasil mengamankan seluruh tersangka dan membawa mereka beserta barang bukti ke Kantor BNN untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.

*Respon cepat keluhan masyarakat, BNN gelar Operasi Saber Bersinar di Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara*
Berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika di kawasan Aek Kanopan Timur, Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, petugas BNN melakukan analisis, pemetaan, dan penyelidikan terhadap aktivitas jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.

Pada 13 Mei 2026, petugas melaksanakan Operasi Saber Bersinar dan berhasil mengidentifikasi seorang pengendali berinisial WW yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial RT. Petugas juga menyita paket sabu siap edar dengan total berat 0,90 gram.

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya sistem pembagian peran antara pengendali dan penjaga lapak dalam menjalankan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut. 

Pengungkapan kasus tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat BNN terhadap keresahan masyarakat sekaligus komitmen dalam menjaga lingkungan dari ancaman peredaran gelap narkotika.

*Pengungkapan Jaringan RA di wilayah Kalimantan Timur*
Selanjutnya, BNN RI berhasil mengungkap jaringan DPO Faturahman di wilayah Kalimantan Timur. Operasi yang dimulai sejak April 2026 tersebut berhasil ditindak pada 7 Mei 2026 di Jalan Lintas Poros Samarinda–Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku berinisial IP, RA, RM, dan MA. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita narkotika jenis sabu seberat 92.127 gram atau sekitar 92,1 kilogram serta 1.000 cartridge vape yang mengandung etomidate sebanyak 1.000 mililiter.

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan dua kendaraan dengan satu kendaraan berfungsi sebagai pengawal dan kendaraan lainnya digunakan untuk mengangkut narkotika yang disembunyikan di dalam koper serta kotak berlapis plastik hitam.

*Pengungkapan Jaringan Narkotika Transnasional melalui Jasa Ekspedisi dan Kurir Terbang*
BNN bersama Bea dan Cukai berhasil mengungkap jaringan narkotika transnasional yang memanfaatkan jasa ekspedisi dan kurir terbang untuk memasukkan serta mendistribusikan sabu ke berbagai wilayah Indonesia.

Dalam pengungkapan jaringan Golden Triangle, petugas menemukan 10 paket sabu asal Laos yang dikirim menuju wilayah Cengkareng, Jakarta Barat dengan menggunakan identitas dan alamat penerima fiktif. Para pelaku diketahui memanfaatkan jasa transportasi online untuk mengambil paket tersebut. Dari hasil controlled delivery, petugas berhasil menyita sabu seberat 1.875 gram dan menduga jaringan tersebut sedang melakukan uji jalur distribusi narkotika ke Indonesia.

Selain itu, pada 29 April 2026 petugas gabungan BNN dan Bea Cukai berhasil mengamankan dua kurir terbang berinisial AA dan DN di Terminal 1C Bandara Soekarno-Hatta. Kedua pelaku menggunakan identitas palsu dan membawa sabu seberat 3.986 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Lombok dan kawasan pariwisata sekitarnya.

Pengungkapan berikutnya dilakukan pada 2 Mei 2026 terhadap tiga kurir berinisial MF, AH, dan AM di Jakarta Pusat. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita 7.159 gram sabu yang sedang dipecah dan dikemas ulang di kamar hotel untuk diedarkan di wilayah Jabodetabek. Jaringan tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial KB. Barang tersebut rencananya akan di bawa dan diedarkan di kendari sultra

Dari seluruh pengungkapan jaringan transnasional tersebut, petugas berhasil menyita total sabu seberat 13.020 gram atau sekitar 13 kilogram. Hasil pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jalur internasional, identitas palsu, jasa ekspedisi, hingga kawasan pariwisata sebagai target peredaran.

*Pengungkapan Jaringan Ganja Sumatera Barat*
Pada 10 Mei 2026, BNN RI bersama BNNP Sumatera Barat berhasil mengungkap jaringan pengiriman ganja di Jalan Bukittinggi–Padang Sidempuan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan empat orang pelaku berinisial MI, DR, AR, dan NL. Dari hasil penggeledahan, petugas menyita tujuh karung berisi 150 bungkus narkotika jenis ganja dengan total berat 145.085,23 gram atau sekitar 145 kilogram.

Para pelaku menggunakan pola serupa dengan kasus sebelumnya, yakni pengawalan kendaraan untuk memantau keamanan rute distribusi dan memastikan pengiriman narkotika berjalan aman. Jaringan tersebut diketahui dikendalikan oleh seorang buronan berinisial TH.

*Operasi Saber Bersinar di Berbagai Wilayah Indonesia*
Selain pengungkapan tersebut, BNN RI dan jajaran juga melaksanakan operasi penindakan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sulawesi, Jawa Timur, Riau, dan Kepulauan Riau.

Di Riau, petugas berhasil mengungkap aktivitas peredaran sabu di kawasan kampung narkoba dan menyita ratusan paket sabu siap edar. Di Sumatera Utara, petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku di Kota Medan dengan barang bukti berupa dua kilogram sabu, 6.674 butir pil ekstasi, 50 bungkus happy water, dan dua papan happy five.

Di Aceh, petugas gabungan BNNP Aceh dan Polres Bireun berhasil menyita sabu dan ketamin siap edar. Sementara di Sulawesi Tengah, petugas berhasil menggagalkan pengiriman ganja seberat dua kilogram dari Medan menuju Morowali dengan modus identitas dan alamat penerima fiktif.

Selanjutnya, di Kepulauan Riau, petugas berhasil mengungkap penyelundupan 260 pcs vape yang diduga mengandung etomidate dari Malaysia melalui Pelabuhan Ferry Harbour Bay Batam.

Sedangkan di Jawa Timur, BNNP Jawa Timur bersama BNNK jajaran berhasil mengamankan 15 orang yang terdiri dari penyalahguna dan pelaku peredaran gelap narkotika di sejumlah wilayah dengan jumlah barang bukti sabu seberat 34,86 gram.

*Ancaman hukuman*
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lainnya, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.

Hasil pengungkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus mengembangkan modus operandi dengan memanfaatkan jasa pengiriman, identitas palsu, serta produk cairan vape sebagai media penyelundupan narkotika.

BNN mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum terkait penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba).

BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN RI

Minggu, 17 Mei 2026

Begini Tata Cara Melontar Jumroh Disertai Penjelasan Kesunnahan dan Hikmahnya


Jakarta, Salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji adalah melontar jumroh. Ibadah ini dilakukan dengan cara melempar batu kerikil ke arah jumroh sughra, wustha, maupun kubra (aqabah) hingga kerikil itu masuk ke area sasaran lemparan (marma).

Lontar jumroh termasuk amalan wajib yang harus dilaksanakan oleh para jamaah haji. Dan karena kedudukannya sebagai kewajiban haji, maka jamaah yang meninggalkan lontar jumroh wajib membayar dam atau fidyah sebagai gantinya. Karena itu, setiap jamaah perlu memahami tata cara pelaksanaannya agar manasik haji dapat dijalankan secara sempurna sesuai tuntunan syariat.

Pada dasarnya, lontar jumroh terbagi menjadi dua jenis. Pertama, lontar jumroh aqabah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah. Kedua, lontar tiga jumroh—sughra, wustha, kubra (aqabah)—pada hari-hari Tasyriq, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Masing-masing dilakukan dengan tujuh butir kerikil.

Syekh Zainuddin al-Malibari (wafat 987 H) dalam kitabnya menjelaskan bahwa jumroh aqabah dapat dilakukan setelah pertengahan malam hari Nahr (Hari Raya Idul Adha) sebanyak tujuh kali lemparan. Adapun pada hari-hari Tasyriq, jamaah melempar tiga jumroh secara berurutan setelah tergelincirnya matahari, masing-masing tujuh lemparan.

Ditegaskan pula bahwa apabila seseorang meninggalkan lontaran pada suatu hari, maka ia masih mungkin menggantinya pada sisa hari-hari Tasyriq. Namun, jika hingga akhir hari Tasyriq tidak dilaksanakan, maka ia berkewajiban membayar dam.

وَرَمْيٌ إِلَى جَمْرَةِ الْعَقَبَةِ بَعْدَ انْتِصَافِ لَيْلَةِ النَّحْرِ سَبْعًا، وَإِلَى الْجَمَرَاتِ الثَّلَاثِ بَعْدَ زَوَالِ كُلِّ يَوْمٍ مِنْ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ سَبْعًا سَبْعًا، مَعَ تَرْتِيبٍ بَيْنَ الْجَمَرَاتِ بِحَجَرٍ... وَلَوْ تَرَكَ رَمْيَ يَوْمٍ تَدَارَكَهُ فِي بَاقِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ، وَإِلَّا لَزِمَهُ دَمٌ بِتَرْكِ ثَلَاثِ رَمَيَاتٍ فَأَكْثَرَ

“Dan jamaah diharuskan melempar Jamarah Aqabah setelah pertengahan malam hari Nahr sebanyak tujuh kali lemparan, serta melempar tiga jumroh pada setiap hari Tasyrik usai tergelincirnya matahari, masing-masing tujuh lemparan dengan menjaga urutan antar jumroh menggunakan batu kerikil. Apabila seseorang meninggalkan lemparan pada suatu hari, maka ia dapat menggantinya pada sisa hari-hari Tasyriq. Jika tidak, maka ia berkewajiban membayar dam jika meninggalkan tiga lemparan atau lebih.” (Fath al-Mu’in bi Syarh Qurrah al-‘Ain [Beirut: Dar Ibn Hazm], vol. 1, h. 294)

KAI Wisata Hadirkan”MAY-Gic Ride”Sepanjang 2026,Ini Daftar Keretanya


Jakarta.PT Kereta Api Pariwisata kembali memanjakan para pencinta perjalanan kereta api melalui program “MAY-Gic Ride” dalam rangkaian Travel Delight. Selama periode 4 hingga 31 Mei 2026, masyarakat dapat menikmati sensasi perjalanan yang magis dengan layanan kelas premium, yakni Kereta Imperial, Kereta Priority, dan Kereta Panoramic (FIT).

Program perjalanan eksklusif KAI Wisata ini ditawarkan dengan harga tiket mulai Rp300 ribu untuk memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang lebih nyaman dan berkesan.

Melalui program MAY-Gic Ride tersebut, pelanggan disuguhkan layanan perjalanan premium dengan fasilitas Makan dan Minum, Mini Bar, Free Wi-Fi, Luxury Lounge hingga toilet eksklusif. Pengalaman menikmati panorama perjalanan juga diperkuat melalui jendela luas pada Kereta Panoramic yang dioperasikan di beberapa relasi populer.

Program Travel Delight MAY-Gic Ride disebutkan menjadi strategi KAI Wisata dalam menjawab meningkatnya tren wisata berbasis pengalaman. Perjalanan kereta api kini tidak hanya dipandang sebagai moda transportasi, tetapi juga bagian dari aktivitas wisata yang memberikan kenyamanan dan pengalaman berbeda bagi pelanggan.

Direktur Komersial Hetty Herawati mengatakan program MAY-Gic Ride dihadirkan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan perjalanan eksklusif bagi pelanggan.

“Kami menghadirkan program MAY-Gic Ride sebagai bentuk komitmen KAI Wisata dalam memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh kesan dan keistimewaan. Melalui rangkaian Travel Delight ini, kami ingin setiap perjalanan bersama KAI Wisata menjadi momen yang berkesan dan tak terlupakan bagi pelanggan,”jelas Hetty pada Kamis belum lama ini.

RESPON CEPAT LAPORAN MASYARAKAT, BNN GEREBEK KAMPUNG NARKOBA DI SUMATERA UTARA


Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar Operasi Saber Bersinar 2026 di wilayah Kampung Narkoba Lorong 6, Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara, pada Rabu (13/5).

Operasi ini dilaksanakan bersama Polri sebagai bentuk sinergi aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran gelap narkoba di wilayah rawan. Kolaborasi BNN dan Polri menjadi kunci dalam memastikan tindakan hukum berjalan cepat, terukur, dan sesuai prosedur.

Menyasar sejumlah lapak narkoba dan rumah yang diduga menjadi lokasi aktivitas jaringan peredaran narkoba, operasi ini merupakan bentuk respons cepat BNN dalam menindaklanjuti keresahan dan laporan masyarakat terkait maraknya peredaran gelap narkoba.

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui kawasan tersebut dikendalikan oleh jaringan berinisial W yang diduga mengoordinir sejumlah lapak peredaran narkoba di wilayah Aek Kanopan Timur.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tujuh orang berinisial RTM, S, AR, ANS, AHP, T, dan A yang diduga terlibat dalam aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.

Para tersangka saat ini diamankan sementara di Polsek Kuala Hulu, Labuhan Batu Utara, untuk menjalani proses pemeriksaan awal sebelum diserahkan dan dilakukan proses hukum lebih lanjut oleh BNN.

Selain itu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa sabu dengan berat kurang lebih 10 gram, 46 alat hisap/bong, timbangan digital, telepon genggam, kartu ATM, buku tabungan, dokumen kendaraan, serta uang tunai sebesar kurang lebih Rp188 juta yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran gelap narkoba.

BNN menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan merespons cepat laporan masyarakat dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba, khususnya di wilayah-wilayah rawan yang berdampak langsung terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.

Selanjutnya para tersangka dan barang bukti akan diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Lebih dari 220 Ribu Orang Gunakan KA di Daop 4 Semarang Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus


PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan signifikan mobilitas masyarakat yang menggunakan layanan kereta api selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 pada 14 hingga 17 Mei 2026.

Secara kumulatif, sejak Rabu (13/5) hingga Minggu (17/5) pukul 07.00 WIB, KAI Daop 4 Semarang telah melayani 220.791 penumpang, terdiri dari 110.902 penumpang naik dan 109.889 penumpang turun.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 26,23% dibandingkan periode 6–10 Mei 2026 yang mencatat 174.916 penumpang.

Peningkatan volume penumpang ini semakin menegaskan peran KAI sebagai tulang punggung transportasi publik nasional yang andal dalam mendukung mobilitas masyarakat, khususnya pada momentum libur panjang. KAI terus menjaga kinerja operasional melalui peningkatan layanan, ketepatan waktu perjalanan, serta penguatan aspek keselamatan di seluruh lini operasional.

*Puncak Arus Penumpang*

Puncak volume penumpang sementara terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, dengan total 46.566 penumpang hingga pukul 07.00 WIB dan diproyeksikan masih akan terus bertambah hingga akhir hari.

*Rincian Volume Penumpang Harian*

• Rabu, 13 Mei 2026
Naik 24.556 | Turun 20.749 
• Kamis, 14 Mei 2026
Naik 22.711 | Turun 28.506 
• Jumat, 15 Mei 2026
Naik 17.837 | Turun 19.788 
• Sabtu, 16 Mei 2026
Naik 21.187 | Turun 18.891 
• Minggu, 17 Mei 2026 (s.d. 07.00 WIB)
Naik 24.611 | Turun 21.955 

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa libur panjang.
“Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada libur panjang Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan,” ujar Luqman.

*Kereta Api Favorit*

Sejumlah kereta api jarak jauh yang menjadi pilihan pelanggan pada periode ini antara lain:

• Kaligung 
• Kamandaka 
• Ambarawa Ekspres 
• Airlangga 
• Joglosemarkerto 
• Kedung Sepur 
• Argo Merbabu 
• Menoreh 
• Blora Jaya 
• Argo Sindoro 

*Kota Tujuan Favorit*

Adapun kota tujuan favorit pelanggan dari wilayah Daop 4 Semarang meliputi:

• Surabaya Pasar Turi 
• Gambir (Jakarta) 
• Pasar Senen (Jakarta) 
• Solo Balapan 
• Tegal 
• Pekalongan 
• Purwokerto 

*KAI Imbau Pelanggan Rencanakan Perjalanan dengan Baik*

KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi lainnya.

Pelanggan juga diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, menjaga barang bawaan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di area stasiun maupun di atas kereta.

“KAI terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Dengan dukungan seluruh petugas operasional yang siaga penuh, kami memastikan perjalanan pelanggan berlangsung selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Luqman.


Smile Police

Smile Police