Kunker Ke Bali,BNN Salurkan 2000 Paket Sambako Untuk Korban Banjir
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyalurkan 2.000 paket sembako bagi masyarakat terdampak banjir di Bali,Rabu(17/9)
Dandim Brebes Tekankan Loyalitas dan Soliditas TNI Kepada Jajarannya
Letkol Infanteri Tentrem Basuki, gelar jam komandan di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0713 Brebes. Selasa (13/9/2022).
Selasa, 19 Mei 2026
Demi Keselamatan, KAI Daop 4 Semarang Tutup Perlintasan Sebidang yang Tidak Dijaga
BNN UNGKAP SEJUMLAH KASUS NARKOTIKA DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA
Minggu, 17 Mei 2026
Begini Tata Cara Melontar Jumroh Disertai Penjelasan Kesunnahan dan Hikmahnya
Jakarta, Salah satu rangkaian penting dalam ibadah haji adalah melontar jumroh. Ibadah ini dilakukan dengan cara melempar batu kerikil ke arah jumroh sughra, wustha, maupun kubra (aqabah) hingga kerikil itu masuk ke area sasaran lemparan (marma).
Lontar jumroh termasuk amalan wajib yang harus dilaksanakan oleh para jamaah haji. Dan karena kedudukannya sebagai kewajiban haji, maka jamaah yang meninggalkan lontar jumroh wajib membayar dam atau fidyah sebagai gantinya. Karena itu, setiap jamaah perlu memahami tata cara pelaksanaannya agar manasik haji dapat dijalankan secara sempurna sesuai tuntunan syariat.
Pada dasarnya, lontar jumroh terbagi menjadi dua jenis. Pertama, lontar jumroh aqabah yang dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah. Kedua, lontar tiga jumroh—sughra, wustha, kubra (aqabah)—pada hari-hari Tasyriq, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah. Masing-masing dilakukan dengan tujuh butir kerikil.
Syekh Zainuddin al-Malibari (wafat 987 H) dalam kitabnya menjelaskan bahwa jumroh aqabah dapat dilakukan setelah pertengahan malam hari Nahr (Hari Raya Idul Adha) sebanyak tujuh kali lemparan. Adapun pada hari-hari Tasyriq, jamaah melempar tiga jumroh secara berurutan setelah tergelincirnya matahari, masing-masing tujuh lemparan.
Ditegaskan pula bahwa apabila seseorang meninggalkan lontaran pada suatu hari, maka ia masih mungkin menggantinya pada sisa hari-hari Tasyriq. Namun, jika hingga akhir hari Tasyriq tidak dilaksanakan, maka ia berkewajiban membayar dam.
وَرَمْيٌ إِلَى جَمْرَةِ الْعَقَبَةِ بَعْدَ انْتِصَافِ لَيْلَةِ النَّحْرِ سَبْعًا، وَإِلَى الْجَمَرَاتِ الثَّلَاثِ بَعْدَ زَوَالِ كُلِّ يَوْمٍ مِنْ أَيَّامِ التَّشْرِيقِ سَبْعًا سَبْعًا، مَعَ تَرْتِيبٍ بَيْنَ الْجَمَرَاتِ بِحَجَرٍ... وَلَوْ تَرَكَ رَمْيَ يَوْمٍ تَدَارَكَهُ فِي بَاقِي أَيَّامِ التَّشْرِيقِ، وَإِلَّا لَزِمَهُ دَمٌ بِتَرْكِ ثَلَاثِ رَمَيَاتٍ فَأَكْثَرَ
“Dan jamaah diharuskan melempar Jamarah Aqabah setelah pertengahan malam hari Nahr sebanyak tujuh kali lemparan, serta melempar tiga jumroh pada setiap hari Tasyrik usai tergelincirnya matahari, masing-masing tujuh lemparan dengan menjaga urutan antar jumroh menggunakan batu kerikil. Apabila seseorang meninggalkan lemparan pada suatu hari, maka ia dapat menggantinya pada sisa hari-hari Tasyriq. Jika tidak, maka ia berkewajiban membayar dam jika meninggalkan tiga lemparan atau lebih.” (Fath al-Mu’in bi Syarh Qurrah al-‘Ain [Beirut: Dar Ibn Hazm], vol. 1, h. 294)
KAI Wisata Hadirkan”MAY-Gic Ride”Sepanjang 2026,Ini Daftar Keretanya
Jakarta.PT Kereta Api Pariwisata kembali memanjakan para pencinta perjalanan kereta api melalui program “MAY-Gic Ride” dalam rangkaian Travel Delight. Selama periode 4 hingga 31 Mei 2026, masyarakat dapat menikmati sensasi perjalanan yang magis dengan layanan kelas premium, yakni Kereta Imperial, Kereta Priority, dan Kereta Panoramic (FIT).
Program perjalanan eksklusif KAI Wisata ini ditawarkan dengan harga tiket mulai Rp300 ribu untuk memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang lebih nyaman dan berkesan.
Melalui program MAY-Gic Ride tersebut, pelanggan disuguhkan layanan perjalanan premium dengan fasilitas Makan dan Minum, Mini Bar, Free Wi-Fi, Luxury Lounge hingga toilet eksklusif. Pengalaman menikmati panorama perjalanan juga diperkuat melalui jendela luas pada Kereta Panoramic yang dioperasikan di beberapa relasi populer.
Program Travel Delight MAY-Gic Ride disebutkan menjadi strategi KAI Wisata dalam menjawab meningkatnya tren wisata berbasis pengalaman. Perjalanan kereta api kini tidak hanya dipandang sebagai moda transportasi, tetapi juga bagian dari aktivitas wisata yang memberikan kenyamanan dan pengalaman berbeda bagi pelanggan.
Direktur Komersial Hetty Herawati mengatakan program MAY-Gic Ride dihadirkan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan perjalanan eksklusif bagi pelanggan.
“Kami menghadirkan program MAY-Gic Ride sebagai bentuk komitmen KAI Wisata dalam memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, tetapi juga penuh kesan dan keistimewaan. Melalui rangkaian Travel Delight ini, kami ingin setiap perjalanan bersama KAI Wisata menjadi momen yang berkesan dan tak terlupakan bagi pelanggan,”jelas Hetty pada Kamis belum lama ini.
RESPON CEPAT LAPORAN MASYARAKAT, BNN GEREBEK KAMPUNG NARKOBA DI SUMATERA UTARA
Lebih dari 220 Ribu Orang Gunakan KA di Daop 4 Semarang Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Smile Police










