Kamis, 07 Mei 2026

Antisipasi Cuaca Ekstrem, KAI Daop 4 Semarang Intensifkan Inspeksi Jalur Strategis Semarang–Cepu

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melaksanakan inspeksi menyeluruh pada lintas antara Semarang Tawang–Cepu pada Kamis (7/5), sebagai langkah antisipatif menghadapi dampak dari cuaca ekstrem guna meminimalisir potensi gangguan operasional serta  keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.

Kegiatan inspeksi dilakukan menggunakan lori inspeksi (dressin) dan dipimpin langsung oleh Kepala Daop 4 Semarang, Muhamad Arie Fathurrochman, bersama jajaran manajemen, tim Quality Control (QC), serta Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah tersebut. Pemeriksaan menyasar seluruh stasiun serta titik-titik lintas yang masuk dalam Daftar Pantauan Khusus (Dapsus).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya proaktif perusahaan dalam memitigasi potensi gangguan operasional akibat dinamika cuaca saat ini.

“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama kami. Melalui inspeksi langsung di lapangan, kami memastikan seluruh SDM, prasarana serta fasilitas  dalam kondisi andal serta siap menghadapi potensi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Luqman.

Selain melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi jalur dan prasarana, KAI juga mengidentifikasi titik-titik rawan, memastikan kesiapan peralatan siaga, serta meningkatkan kesiapsiagaan petugas melalui pembinaan langsung di lapangan.

Lintas Semarang Tawang–Cepu merupakan salah satu jalur vital di wilayah utara Pulau Jawa yang melayani perjalanan kereta api penumpang maupun barang, sehingga keandalan infrastrukturnya menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional.

17 Stasiun yang diinspeksi pada kegiatan tersebut meliputi Alastua, Brumbung, Tegowanu, Gubug, Karangjati, Sedadi, Ngrombo, Gambringan, Jambon, Panunggalan, Kradenan, Sulur, Doplang, Randublatung, Wadu, Kapuan, hingga Cepu.

Sejumlah titik yang menjadi perhatian meliputi area jembatan, segmen jalur dengan potensi pergerakan tanah, serta lokasi yang rawan terdampak curah hujan tinggi di sepanjang lintas, termasuk wilayah Brumbung, Tegowanu, Gubug, hingga Doplang–Randublatung. 

Pada Km 63+500 petak Doplang–Randublatung, dilakukan pengawasan intensif mengingat adanya potensi pergerakan tanah saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami telah menyiapkan langkah mitigasi secara komprehensif, mulai dari pemantauan berkala dengan memasang cctv, kesiapan alat material untuk penanganan darurat, hingga optimalisasi personel di lapangan agar operasional tetap berjalan dengan selamat,” tambah Luqman.

Melalui langkah ini, KAI Daop 4 Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Manager Humas

0 comments:

Posting Komentar

Smile Police

Smile Police